Mendes Yandri Tinjau Perkembangan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Kaur

0
162
Mendes Yandri Tinjau Pembentukan Kopdes Merah Putih di Kaur. (Spoiler.id)

Kaur, Spoiler.id – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDTT), Yandri Susanto, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, Sabtu (7/6/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung perkembangan program pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Di Kantor Desa Gunung Megang, Kecamatan Kinal, Mendes Yandri bertemu dengan para kepala desa se-Kabupaten Kaur. Dalam dialog tersebut, ia menyampaikan optimisme terhadap keberadaan Kopdes Merah Putih sebagai instrumen strategis penguatan ekonomi desa.

“Presiden Prabowo memastikan Kopdes Merah Putih ini tidak akan mematikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), melainkan saling menguatkan,” tegas Yandri, mantan Wakil Ketua MPR RI.

Ia juga menegaskan bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan desa tercermin dalam Asta Cita nomor enam, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.

Yandri menjelaskan bahwa Kopdes Merah Putih dirancang untuk memutus ketergantungan masyarakat terhadap tengkulak dan pinjaman berbunga tinggi dari rentenir.

“Unit simpan pinjam koperasi menjadi alternatif yang lebih manusiawi dan memberdayakan,” tambahnya.

Program Kopdes Merah Putih mencakup tujuh unit bisnis utama, yakni kantor koperasi, kios pengadaan sembako, unit simpan pinjam, klinik kesehatan desa atau kelurahan, apotek desa/kelurahan, sistem pergudangan atau cold storage, dan sarana logistik.

Bupati Kaur, Gusril Pausi, melaporkan bahwa seluruh desa di wilayahnya telah menyelesaikan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) sebagai tahap awal pembentukan koperasi. Sekitar 80 persen desa sedang dalam proses legalisasi akta notaris, dan 60 persen sudah menerima Surat Keputusan (SK) resmi.

Menteri Yandri juga menerima masukan terkait kondisi infrastruktur desa, termasuk beberapa desa yang belum memiliki akses listrik dan jaringan komunikasi yang stabil. Menanggapi hal ini, ia berjanji akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.

“Kami sudah menandatangani nota kesepahaman dengan 34 kementerian dan lembaga negara untuk menyelesaikan masalah desa di seluruh Indonesia,” katanya.

Yandri mengajak Gubernur Bengkulu dan kepala daerah lain memetakan potensi serta persoalan desa secara menyeluruh agar solusi konkret dapat ditemukan di tingkat nasional.

“Silakan siapkan bahan presentasi. Kami akan fasilitasi penyampaian langsung ke kementerian dan lembaga terkait di Jakarta,” ujarnya.

Kunjungan tersebut ditutup dengan acara silaturahmi bersama masyarakat Kecamatan Kinal dan sekitarnya.

Turut hadir Dewan Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang juga Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, Bupati Kaur Gusril Pausi, unsur Forkopimda Kaur, camat, dan kepala desa se-Kabupaten Kaur.

Pewarta: Agusian
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT ©SPOILER 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here