Mukomuko Capai Swasembada Pangan, Produksi Beras Surplus Dua Kali Lipat dari Kebutuhan

0
149
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko, Elxandy Ultria Dharma, S.TP., M.Ec.Dev. (Spoiler.id)

Mukomuko, Spoiler.id – Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mencatat capaian positif dalam ketahanan pangan dengan produksi beras yang melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat setempat.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan setempat, konsumsi beras masyarakat Mukomuko per tahun mencapai sekitar 19.537 ton, namun produksi beras pada 2024 justru mencapai 40.000 ton.

“Kebutuhan beras di Mukomuko per orang per tahun sekitar 95,3 kilogram. Jika dikalikan jumlah penduduk yang mencapai 205.000 jiwa, maka total kebutuhan beras kita sekitar 19.537 ton per tahun,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko, Elxandy Ultria Dharma, S.TP., M.Ec.Dev, dalam keterangannya, Rabu (11/6/2025).

Elxandy menjelaskan, data tersebut berdasarkan perhitungan dari Pola Pangan Harapan (PPH) yang menjadi acuan nasional dalam kebutuhan konsumsi beras masyarakat.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa luas lahan sawah di Mukomuko mencapai 3.496 hektare, dengan dua kali musim tanam dalam setahun. Maka total luas tanam padi tahun 2024 mencapai sekitar 7.000 hektare.

Dari luas tanam tersebut, produksi gabah kering panen mencapai 65.415 ton. Jika dikonversi menjadi beras (dengan asumsi 60 persen dari berat gabah), maka total produksi beras mencapai 40.000 ton.

“Artinya, Kabupaten Mukomuko sudah swasembada beras. Produksi kita melebihi dua kali lipat dari konsumsi. Tahun 2024 kita surplus sekitar 20.000 ton beras,” tegas Elxandy.

Meski demikian, ia mengakui masih ditemukan adanya beras dari luar daerah yang masuk ke Mukomuko. Menurutnya, hal itu disebabkan oleh aktivitas perdagangan pasar, bukan karena kekurangan produksi.

“Bukan karena kurang beras. Tapi ini soal mekanisme pasar. Petani jual beras ke luar, lalu pedagang datangkan beras dari daerah lain. Ini normal,” jelasnya.

Elxandy juga mengimbau agar masyarakat lebih banyak mengonsumsi pangan lokal dan menjaga keberlanjutan produksi padi demi memperkuat ketahanan pangan daerah.

Pewarta: Yantoni
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here