5.000 Rumah di Seluma Tak Layak Huni, Pemkab Usulkan 2.200 Unit ke KemenPUPR untuk Direhap

0
103
Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Seluma. (Spoiler.id)

Seluma, Spoiler.id – Sedikitnya 5.000 unit rumah di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, saat ini masih tergolong Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Jumlah tersebut tersebar di seluruh 14 kecamatan yang ada di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Seluma, Erlan Suadi, menjelaskan bahwa data tersebut diperoleh dari hasil verifikasi lapangan yang dilakukan secara berkala oleh pihaknya.

“Ada sekitar 5.000 unit rumah yang masuk daftar RTLH saat ini yang tersebar di 14 kecamatan se-Kabupaten Seluma,” kata Erlan di Seluma, Minggu (15/6/2025).

Menghadapi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Seluma telah mengambil langkah strategis dengan mengusulkan bantuan program bedah rumah kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Tahun ini, Pemkab Seluma telah mengajukan usulan sebanyak 2.200 unit rumah untuk dibedah melalui program BSPS dan masih menanti konfirmasi dari pemerintah pusat.

“Kami telah mengusulkan 2.200 unit rumah untuk program BSPS dan sampai saat ini masih menunggu keputusan dari KemenPUPR. Mudah-mudahan kita mendapat kuota lebih banyak tahun ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam dua tahun terakhir, Pemkab Seluma telah berhasil merenovasi 692 unit RTLH. Pada tahun 2023, sebanyak 401 unit telah dibedah dan dibangun kembali. Sedangkan pada 2024, sebanyak 291 unit rumah berhasil diselesaikan dan diserahkan kepada warga penerima manfaat.

Program BSPS merupakan bantuan dari pemerintah pusat yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Bantuan bersifat stimulan, artinya masyarakat juga harus ikut terlibat secara swadaya dalam proses pembangunan, baik dengan tenaga maupun penyediaan material.

Disperkimhub juga terus mendorong partisipasi aktif dari pemerintah desa dan masyarakat untuk memperbarui serta melengkapi data RTLH secara akurat, guna mendukung percepatan pengentasan rumah tidak layak huni.

“RTLH bukan sekadar soal bangunan fisik, tetapi juga berkaitan erat dengan kualitas hidup, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kami terus berupaya maksimal agar seluruh warga Seluma dapat menempati rumah yang layak huni,” pungkas Erlan.

Dengan tingginya angka RTLH di wilayah ini, diharapkan program-program seperti BSPS dapat menjadi solusi konkret dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama mereka yang tinggal di kawasan pedesaan dan terpencil.

Pewarta: Agusian
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT ©SPOILER 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here