Rejang Lebong, Spoiler.id – Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, terus menggencarkan penyuluhan hukum ke sekolah-sekolah guna mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja, termasuk tawuran pelajar, penyalahgunaan narkoba, hingga kecelakaan lalu lintas.
Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir menjelaskan, kegiatan tersebut dikemas dalam program “Police Go to School”, yang rutin digelar setiap hari Senin di sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA sederajat di wilayah hukum Polres Rejang Lebong.
“Materi yang kami sampaikan meliputi bahaya narkoba, tata tertib lalu lintas, serta bentuk-bentuk kenakalan remaja lainnya. Tujuannya agar para pelajar memiliki kesadaran hukum sejak dini,” kata AKBP Florentus Situngkir di Mapolres Rejang Lebong, Jumat (20/6).
Penyuluhan ini dilaksanakan oleh personel dari Polres maupun Polsek di seluruh 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. Tak hanya fokus pada hukum, kegiatan ini juga menyoroti pergaulan bebas, kekerasan, dan potensi kriminalitas di kalangan pelajar.
“Kriminalitas yang melibatkan pelajar biasanya berawal dari lemahnya pengawasan, baik dari lingkungan sekolah maupun keluarga. Oleh karena itu, keterlibatan guru dan orang tua sangat penting,” tegas Kapolres.
Ia juga mengingatkan para orang tua agar tidak memberikan kebebasan berlebihan kepada anak dalam bergaul.
“Jika anak-anak dibiarkan tanpa pengawasan, mereka bisa bebas bergaul tanpa batas, dan itu sangat berisiko. Kami minta agar para orang tua ikut aktif memantau kegiatan harian anak,” imbuhnya.
Upaya preventif ini, lanjut Kapolres, juga merupakan bagian dari strategi kepolisian untuk mencegah aksi balap liar, tawuran antar pelajar, serta kasus kekerasan dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan remaja.
Berdasarkan data Polres Rejang Lebong, sepanjang tahun 2024 tercatat 28 kasus kekerasan yang melibatkan anak, sedangkan hingga akhir Mei 2025, jumlahnya sudah mencapai 10 kasus.
“Kami berharap program ini bisa menekan angka kriminalitas yang melibatkan anak dan pelajar. Pendidikan hukum sejak dini menjadi kunci utama pencegahan,” tutup AKBP Florentus.
Pewarta: Viona
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025















































