
Bengkulu, Spoiler.id – Sebanyak 70 tenaga profesional dari berbagai latar belakang di Kota Bengkulu mendapatkan bimbingan intensif mengenai penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia (PKBI) yang digelar Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, 7–8 Juli 2025.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Andriana Yohan, menjelaskan bahwa para peserta berasal dari beragam profesi, seperti guru, dosen, penyuluh, pustakawan, pegiat literasi, personel TNI-Polri, hingga jurnalis.
“Kegiatan ini dirancang untuk membekali para profesional dengan keterampilan berbahasa Indonesia yang sesuai kaidah, khususnya di ruang publik,” kata Andriana kepada wartawan.
Kegiatan PKBI ini tak hanya berupa pelatihan dua hari secara tatap muka, tapi juga akan dilanjutkan dengan bimbingan daring selama satu bulan melalui grup WhatsApp yang difasilitasi oleh para narasumber ahli. Nantinya, seluruh peserta juga akan mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka secara gratis.
Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, yang hadir mewakili Gubernur saat membuka kegiatan, menyampaikan apresiasinya atas komitmen Balai Bahasa dalam memajukan kebahasaan nasional.
“Balai Bahasa ini sangat konsisten mengajak kita semua untuk mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing. Tapi tentu, bahasa Indonesia tetap yang utama,” ujar Khairil.
Ia juga menekankan pentingnya sikap adaptif dalam berbahasa, yaitu menyesuaikan pilihan kata sesuai dengan lawan bicara dan konteks percakapan.
Program PKBI ini menjadi salah satu langkah konkret dalam membangun budaya literasi dan komunikasi yang baik, khususnya di kalangan profesional dan aparatur sipil di Provinsi Bengkulu.
Pewarta: Syafri Yantoni
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025














































