
Bengkulu, Spoiler.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mengimbau masyarakat agar memanfaatkan jalur khusus atau trek joging di kawasan Pantai Panjang, bukan di bahu jalan raya, guna menghindari risiko kecelakaan lalu lintas.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan, jalur khusus sudah disiapkan di bawah pohon cemara di kawasan wisata Pantai Panjang yang kini lebih tertata dan bersih.
“Teman-teman yang suka joging, hindari joging di jalan raya karena rawan kecelakaan. Kami bersama TNI sudah membersihkan trek joging di bawah cemara, suasananya lebih alami dan udaranya segar. Mari kita rawat dan jaga kebersihannya,” kata Dedy di Bengkulu, Kamis (21/8).
Di sisi lain, Pemkot Bengkulu juga menyoroti kasus tabrak lari yang melibatkan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kota Bengkulu Tarzan Naidi. Pejabat tersebut tengah diperiksa Satlantas Polresta Bengkulu setelah diduga menabrak seorang pejalan kaki hingga tewas di lokasi kejadian.
“Atas nama Pemkot Bengkulu, kami turut prihatin dan berbelasungkawa atas musibah ini. Proses hukum kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang,” ujar Dedy.
Kasat Lantas Polresta Bengkulu AKP Aan Setiawan menjelaskan, kecelakaan terjadi ketika kendaraan dinas berpelat merah yang dikemudikan Tarzan melaju kencang dari arah Pantai Pasir Putih menuju Pantai Panjang. Saat hendak menyalip kendaraan lain di depan Bencoolen Mall, mobil hilang kendali dan menabrak korban pejalan kaki, Adi Afrianto, warga Kelurahan Pagar Dewa, hingga meninggal dunia.
“Pelaku sempat melarikan diri karena khawatir diamuk massa. Identitasnya terungkap melalui informasi warga dan rekaman CCTV di lokasi kejadian,” kata Aan.
Hingga kini, proses hukum terhadap kasus tabrak lari tersebut masih berjalan di Polresta Bengkulu.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025















































