Jakarta, Spoiler.id – Mantan kader Partai Nasdem, Bestari Barus, resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah mengaku tersentuh dengan pidato Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada Kongres PSI di Solo, beberapa waktu lalu.
Bestari menuturkan, pidato Jokowi yang menyatakan siap terus bekerja keras meski telah purna tugas menjadi alasan kuat dirinya meninggalkan Nasdem dan berlabuh ke PSI.
“Ya, saya juga cukup tersentuh ketika Pak Jokowi dalam pidatonya di Kongres PSI di Solo itu menyampaikan, ‘saya mendukung PSI, saya akan bekerja keras untuk itu’,” kata Bestari saat dihubungi, Senin (29/9).
Menurut mantan anggota DPRD DKI Jakarta itu, pernyataan Jokowi menarik karena disampaikan setelah selesai menjabat sebagai Presiden RI dua periode. Jokowi, katanya, telah lama mengabdi mulai dari Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden, namun tetap merasa perjuangan politiknya belum boleh berhenti.
“Beliau sudah selesai di eksekutif, tapi masih mengatakan ‘saya akan bekerja keras untuk PSI’. Itu keyakinan beliau bahwa PSI akan tetap punya peran dalam pemerintahan mendatang,” ujar Bestari.
Setelah resmi bergabung, Bestari mengaku mendapatkan pengalaman baru karena bisa berinteraksi dengan kelompok yang selama ini dianggap eksklusif. Namun, ia menegaskan bahwa PSI justru terbuka dan memberi ruang bagi semua anggotanya.
“Semuanya baik, baik Nasdem maupun PSI. Tapi saya memutuskan ikut PSI karena salah satunya didorong statement Pak Jokowi, ditambah beliau sangat berpengalaman,” tuturnya.
Sebelumnya, dua kader Nasdem resmi bergabung dengan PSI dan langsung dilantik sebagai pengurus DPP. Selain Bestari Barus yang menjabat Ketua Bidang Politik PSI, eks Wakil Ketua Umum Nasdem Ahmad Ali juga merapat dan dilantik sebagai Ketua Harian PSI.
















































