Komisi X DPR Minta Insentif Guru Honorer Tidak Sekadar Bantuan Sementara

0
72

Jakarta, Spoiler.id – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan penambahan tunjangan bagi guru honorer sebesar Rp 100.000 pada tahun 2026. Politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap kenaikan tunjangan tersebut tidak bersifat sementara, melainkan menjadi bagian dari kebijakan yang berkelanjutan.

“Kami dari Komisi X tentu akan terus mendukung kenaikan tunjangan ini. Harapan kami agar insentif ini bukan hanya bantuan sesaat, tetapi menjadi kebijakan yang konsisten dan berkelanjutan,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (23/10/2025).

Lalu Hadrian menambahkan bahwa dengan kenaikan tunjangan tersebut, kesejahteraan guru honorer di seluruh Indonesia diharapkan meningkat, sekaligus mendorong profesionalisme mereka. “Ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru non-ASN di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengumumkan rencana kenaikan tunjangan guru honorer sebesar Rp 100.000 untuk tahun 2026. Hal ini disampaikan dalam acara Taklimat Media yang memaparkan capaian Kemendikdasmen selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Tahun depan sudah ada kesepakatan, berkat perjuangan Komisi X dan dukungan Bu Hetifah (Ketua Komisi X), tunjangan atau insentif guru honorer akan kami naikkan sebesar Rp 100.000,” kata Abdul Mu’ti di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu (23/10/2025).

Dengan kenaikan ini, setiap guru honorer akan menerima tunjangan sebesar Rp 400.000 yang akan langsung ditransfer ke rekening mereka. Menteri Abdul Mu’ti menyebut bahwa kenaikan tunjangan ini merupakan salah satu terobosan Kemendikdasmen dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. “Ini adalah terobosan yang alhamdulillah dapat kami lakukan mulai tahun ini dan tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here