Balai Bahasa Bengkulu Gelar FTBI 2025, Dorong Generasi Muda Lestarikan Bahasa Daerah

0
68
Balai Bahasa Provinsi Bengkulu kembali menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Bengkulu 2025, Sabtu (25/10). (Foto: Istimewa)

Bengkulu, Spoiler.id – Balai Bahasa Provinsi Bengkulu kembali menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Bengkulu 2025, Sabtu (25/10). Kegiatan ini menjadi pelaksanaan ketiga sejak program Revitalisasi Bahasa Daerah digulirkan di Bumi Rafflesia.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu yang diwakili Kepala Bidang Kebudayaan, Adang Parlindungan. Turut hadir Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa Bengkulu, Mariam Tomy, Kepala UPT Kemendikdasmen Bengkulu, para kepala dinas pendidikan kabupaten/kota, Camat Enggano, serta para pemangku kepentingan bidang kebudayaan dan pendidikan.

Dalam sambutannya, Adang Parlindungan menyampaikan apresiasi Pemerintah Provinsi Bengkulu terhadap konsistensi Balai Bahasa dalam melestarikan bahasa daerah melalui berbagai program pembinaan dan kegiatan edukatif.

“Kegiatan FTBI menjadi wadah menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa daerah sekaligus memperkuat komitmen menjaga kelestarian bahasa dan budaya Bengkulu,” ujar Adang.

Kasubbag Umum Balai Bahasa Bengkulu, Mariam Tomy, menjelaskan bahwa FTBI merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan program Revitalisasi Bahasa Daerah serta ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kebanggaan berbahasa ibu.

“Tahun 2025, Balai Bahasa Bengkulu telah merevitalisasi seluruh bahasa dan dialek di wilayah provinsi ini, meliputi bahasa Rejang, Enggano, dan Bengkulu, termasuk dialek Serawai, Nasal, Kaur, Lembak, Pekal, Pasemah, serta dialek Kota Bengkulu,” jelas Mariam.

FTBI 2025 menampilkan delapan mata lomba, yakni membaca dan menulis aksara Ulu, mendongeng berbahasa daerah, berpidato berbahasa daerah, menulis dan membaca puisi berbahasa daerah, menulis cerpen berbahasa daerah, komedi tunggal berbahasa daerah, serta tembang tradisi Bengkulu.

Peserta festival merupakan siswa SD dan SMP se-Provinsi Bengkulu yang diharapkan menjadi generasi penerus dalam menjaga kelestarian bahasa ibu dan budaya daerah.

Melalui kegiatan ini, Balai Bahasa Bengkulu berupaya menanamkan kebanggaan serta kecintaan terhadap bahasa daerah agar tidak punah di tengah arus globalisasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here