Gubernur Helmi Hasan Gandeng Unib Dorong Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu Capai 8 Persen

0
61

Bengkulu, Spoiler.id – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat kolaborasi dengan dunia akademik dalam mendorong pembangunan daerah. Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menggelar pertemuan dengan Rektor Universitas Bengkulu (Unib) Prof. Indra Cahyadinata di Ruang Garuda Balai Raya Semarak, Senin (10/11), guna membahas sinergi menuju pertumbuhan ekonomi daerah yang ditargetkan mencapai 8 persen.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Helmi menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Universitas Bengkulu sebagai mitra strategis pemerintah dalam berbagai bidang, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, ketahanan pangan, hingga riset ekonomi daerah.

“Pemprov dan Unib harus saling bersinergi. Kemajuan Unib juga berarti kemajuan daerah ini. Ke depan, kami sangat membutuhkan dukungan akademik dan inovasi dari Unib,” ujar Helmi Hasan.

Helmi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis pengetahuan.

“Kita ingin pembangunan Bengkulu tidak hanya cepat, tetapi juga cerdas dan tepat sasaran. Dengan riset dan pemikiran dari kampus, langkah kita akan lebih terarah,” tambahnya.

Salah satu wujud konkret dari kerja sama tersebut adalah pembangunan Rumah Sakit Pendidikan yang ditargetkan rampung pada Desember 2025 dan mulai beroperasi pada 2026. Rumah sakit itu diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan sekaligus tempat pendidikan kedokteran di Bengkulu.

Untuk mempercepat capaian pertumbuhan ekonomi 8 persen, Helmi juga mengusulkan pembentukan tim kecil yang terdiri dari unsur Pemerintah Provinsi dan Universitas Bengkulu.

“Melalui tim ini, Unib akan menyusun kajian ilmiah terkait ketahanan pangan dan swasembada daerah, sejalan dengan dukungan dari Kementerian Pertanian,” jelas Helmi, yang sebelumnya menjabat Wali Kota Bengkulu dua periode.

Sementara itu, Rektor Unib Prof. Indra Cahyadinata menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyatakan kesiapan Universitas Bengkulu untuk menjadi mitra riset dan pengembangan kebijakan pemerintah daerah.

“Unib siap berperan aktif dalam penelitian dan penyusunan kebijakan berbasis ilmu pengetahuan. Salah satu program konkret kami adalah pengembangan sistem pertanian dan ekonomi berbasis potensi lokal di Pulau Enggano,” kata Prof. Indra.

Ia menambahkan, banyak potensi hasil bumi dari Enggano yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami siap membantu dengan riset dan model pengembangan yang sesuai dengan karakteristik daerah,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menghibahkan lahan eks Transito seluas dua hektare kepada Universitas Bengkulu pada 27 April 2025. Lahan di Jalan WR Supratman itu akan dimanfaatkan sebagai fasilitas pendidikan dan laboratorium praktik Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Rektor Prof. Indra berharap sinergi antara Pemprov Bengkulu dan Unib dapat menjadi tonggak nyata bagi pembangunan daerah yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Kolaborasi ini adalah langkah bersama menuju Bengkulu yang sejahtera melalui sinergi ilmu pengetahuan dan kebijakan pembangunan,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here