Polresta Bengkulu Pasang Rumble Strip di Pantai Panjang, Tekan Balap Liar dan Kecelakaan

0
48

Bengkulu, Spoiler.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bengkulu memasang rumble strip atau pita penggaduh di kawasan Pantai Panjang sebagai langkah meningkatkan keselamatan berlalu lintas sekaligus menekan aksi balap liar.

Pemasangan marka jalan berupa garis timbul tersebut dilakukan pada Kamis (26/3) di dua titik strategis yang selama ini kerap digunakan sebagai lokasi kebut-kebutan, terutama pada malam hari.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polresta Bengkulu Kompol Yudha Setiawan bersama Satuan Lalu Lintas Polresta Bengkulu, serta melibatkan Dinas Perhubungan Kota Bengkulu.

Kompol Yudha Setiawan menjelaskan, rumble strip berfungsi sebagai peringatan bagi pengendara agar menurunkan kecepatan saat melintas, sehingga dapat meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas.

“Pemasangan ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang lebih kondusif di kawasan Pantai Panjang,” kata Yudha.

Ia menambahkan, pemasangan pita penggaduh tidak hanya dilakukan di satu lokasi, melainkan akan diperluas ke sejumlah titik lain yang dinilai rawan pelanggaran.

“Pemasangan garis ini akan terus berlanjut dan tidak hanya di kawasan Pantai Panjang,” ujarnya.

Menurut dia, upaya yang dilakukan tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pencegahan melalui rekayasa lalu lintas.

“Kami ingin menghadirkan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pengunjung Pantai Panjang, dengan menekan potensi pelanggaran dan kecelakaan sejak dini,” kata Yudha.

Ia berharap, keberadaan rumble strip dapat memberikan efek jera bagi pelaku balap liar sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih tertib berlalu lintas.

“Harapan kami, pengendara bisa lebih disiplin dan tidak lagi melakukan aksi kebut-kebutan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau peran aktif orang tua dalam mengawasi aktivitas anak, khususnya pada malam hari, agar tidak terlibat dalam kegiatan berisiko.

“Kami mengajak orang tua untuk bersama-sama mengawasi dan membimbing anak-anaknya, sehingga dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk korban akibat balap liar,” kata dia.

Dengan langkah tersebut, kawasan Pantai Panjang diharapkan semakin aman, nyaman, dan tertib sebagai ruang publik bagi masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here