Kapolri Sebut Kecelakaan Lalu Lintas Mudik Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen

0
46

Jakarta, Spoiler.id – Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 mengalami penurunan sebesar 7,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan tersebut terjadi di tengah peningkatan jumlah pemudik yang mencapai 20,49 persen atau sekitar 2,9 juta orang dibandingkan tahun 2025.

“Saya berterima kasih kepada masyarakat dan seluruh anggota yang terlibat dalam pengamanan, sehingga angka kecelakaan, khususnya yang berkaitan dengan fatalitas, dapat kita tekan,” kata Sigit usai memantau arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu.

Ia menjelaskan, jumlah kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa juga mengalami penurunan sebanyak 112 kasus, dengan total korban meninggal dunia tercatat 265 orang.

Dalam kesempatan itu, Sigit mengimbau masyarakat yang masih melakukan perjalanan arus balik untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima.

“Bagi yang menempuh perjalanan jauh, agar berhati-hati. Manfaatkan rest area dan buffer zone yang telah disiapkan pemerintah untuk beristirahat,” ujarnya.

Menurut dia, pengendara diharapkan tidak memaksakan diri jika dalam kondisi lelah dan hanya melanjutkan perjalanan setelah kondisi tubuh kembali fit.

“Jika sudah kembali segar, silakan melanjutkan perjalanan agar bisa sampai tujuan dengan selamat,” katanya.

Terkait arus balik menuju Jakarta dan sekitarnya, Sigit mengungkapkan hingga pagi hari tercatat sekitar 2,5 juta kendaraan telah kembali ke ibu kota.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang belum kembali diperkirakan tinggal 13 persen atau sekitar 385 ribu kendaraan.

“Secara umum puncak arus balik sudah terlewati dan tinggal sekitar 13,07 persen yang masih harus kita kelola,” ujarnya.

Ia berharap kondisi arus balik tetap terkendali sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman hingga tiba di tujuan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here