Pertamina Pastikan Stok BBM Bengkulu Cukup

0
9

Bengkulu, Spoiler.id — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Bengkulu mencukupi meski antrean kendaraan untuk mendapatkan Biosolar masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi mengatakan stok BBM di Fuel Terminal (FT) Pulau Baai maupun SPBU tersedia dan mencukupi.

“Stok BBM di FT Pulau Baai maupun SPBU tersedia dan mencukupi. Penyaluran Pertalite berjalan lancar. Sementara antrean Biosolar yang masih terjadi di beberapa SPBU antara lain dipengaruhi peningkatan konsumsi, termasuk adanya kecenderungan peralihan sebagian konsumen dari BBM diesel nonsubsidi ke Biosolar seiring disparitas harga,” kata Rusminto di Bengkulu, Jumat.

Ia mengatakan Pertamina terus menjaga kecukupan pasokan melalui pemantauan stok di SPBU serta memastikan kesiapan operasional FT Pulau Baai.

Untuk memperkuat ketahanan stok, tambahan pasokan Biosolar sebanyak 3.000 kiloliter melalui SPOB Dato Siri Loe sedang dalam proses bongkar.

Selain itu, SPOB Srikandi 512 membawa pasokan Pertalite sebanyak 2.200 kiloliter dan Pertamax sebanyak 1.300 kiloliter untuk memenuhi kebutuhan BBM di Bengkulu.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, penyaluran Pertalite di sejumlah SPBU di Kota Bengkulu berlangsung normal. Antrean kendaraan masih berada di dalam area SPBU dan tidak sampai mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Sementara antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU yang melayani Biosolar karena tingkat konsumsi BBM jenis tersebut cukup tinggi.

“Kami memahami antrean dapat memengaruhi kenyamanan masyarakat maupun kelancaran lalu lintas. Karena itu, Pertamina terus melakukan optimalisasi pasokan dan pengaturan pelayanan di SPBU agar penyaluran berjalan tertib serta kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Rusminto.

Pertamina juga melakukan optimalisasi dan penambahan pasokan Pertalite maupun Biosolar ke SPBU berdasarkan kebutuhan serta kondisi penyaluran di lapangan.

Pengelola SPBU turut melakukan pengaturan antrean dengan melibatkan petugas marshall untuk menjaga ketertiban pelayanan, khususnya di lokasi yang mengalami kepadatan kendaraan.

Pada sejumlah SPBU yang berada di kawasan dengan tingkat kepadatan lalu lintas tinggi, pengaturan pelayanan Biosolar dilakukan dengan tetap mengacu pada ketentuan penyaluran BBM subsidi serta mempertimbangkan kondisi lalu lintas di sekitar SPBU.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah antrean kendaraan meluas hingga ke badan jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Pertamina juga memperkuat pengawasan penyaluran BBM subsidi melalui kegiatan monitoring dan inspeksi bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan terkait.

Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan BBM subsidi disalurkan sesuai ketentuan dan tepat sasaran sekaligus meminimalkan potensi penyalahgunaan.

Pertamina mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Masyarakat yang mengalami kendala pelayanan maupun menemukan indikasi penyalahgunaan BBM dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here