Istana Buka Suara soal Alasan Purbaya Dicopot dari Menkeu

0
4

Jakarta, Spoiler.id — Istana membantah kabar pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan berkaitan dengan langkahnya melakukan perombakan jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto mengatakan pergantian menteri merupakan hal yang lumrah dalam pemerintahan dan sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden.

“Oh itu pengakuan Pak Purbaya ya? Tapi sebetulnya enggak. Tidak ada yang istimewa. Kan itu juga prerogatif Presiden,” kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Menurut Bambang, pergantian menteri maupun wakil menteri dapat dilakukan kapan saja sebagai bagian dari reshuffle kabinet. Ia menegaskan keputusan tersebut merupakan kewenangan Presiden.

“Menteri, wakil menteri siap diganti. Namanya reshuffle kan bisa saja kapan dicopot, kemudian ada yang diangkat yang baru,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya persoalan internal di Kemenkeu, Bambang mengaku tidak mengetahui secara detail kondisi internal kementerian tersebut.

Namun, dari perspektif Istana, pergantian pejabat merupakan hal yang biasa dalam pemerintahan dan dapat dilakukan sesuai kebutuhan.

“Saya kalau internalnya kita tidak tahu kalau internal seperti apa. Cuman dari perspektif kita, dari Istana, sebetulnya pergantian itu adalah sesuatu yang lumrah saja sebetulnya. Bisa kapan saja,” katanya.

Bambang juga membantah anggapan bahwa penunjukan Suahasil Nazara sebagai pengganti Purbaya didasarkan pada penilaian yang membandingkan keduanya dengan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

“Enggak, nggak ada itu penilaian. Kita enggak ada penilaian seperti siapa. Pak Suahasil dia punya karakter sendiri,” ujar Bambang.

Sementara itu, Purbaya sebelumnya mengungkapkan adanya kemungkinan keterkaitan antara pergantian dirinya dengan rotasi besar-besaran sekitar 350 pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Purbaya membenarkan sebagian perombakan tersebut berkaitan dengan keputusan yang diambil menjelang pergantian Menteri Keuangan.

“Sebagian ada,” kata Purbaya setelah menghadiri acara serah terima jabatan di kantor Kementerian Keuangan, Selasa (15/9/2026).

Meski demikian, Purbaya tidak merinci lebih lanjut mengenai sejauh mana keterkaitan antara pergantian dirinya dan penataan ratusan pejabat pajak tersebut.

Ia hanya menyebut sebagian keputusan terkait penataan jabatan merupakan kewenangan Presiden.

“Sebagian lainnya apa? Itu kan hak prerogatif Presiden, kita ikutin saja,” ujarnya.

Purbaya juga mengatakan kebijakan Kemenkeu selama dirinya menjabat pada prinsipnya mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, ia memilih menerima keputusan pergantian tersebut.

“Ada kan kebijakan kita yang ikutin semua kebijakan Presiden. Dan aman lah itu,” kata Purbaya.

Purbaya mengungkapkan dirinya sempat berdiskusi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri. Namun, menurut dia, pembicaraan tersebut tidak membahas mengenai posisi Menteri Keuangan.

“Ada diskusi, tapi masalah lain yang didiskusikan,” tuturnya.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here