Bengkulu Tengah, Spoiler.id — Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Bengkulu Tengah resmi menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-IV pada Minggu pagi (1/6) di Aula Pendopo Bukit Kandis, Desa Ujung Karang, Kecamatan Karang Tinggi.
Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi dan regenerasi organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama yang aktif di wilayah tersebut.
Konfercab kali ini dihadiri oleh Bupati Bengkulu Tengah, Kapolres Bengkulu Tengah, Pabung 0407 Bengkulu, perwakilan dari Kejaksaan Negeri, Camat Karang Tinggi, serta jajaran Pimpinan Wilayah dan Cabang GP Ansor se-Bengkulu Tengah. Tidak ketinggalan, sejumlah tokoh masyarakat, unsur TNI-Polri, serta pimpinan anak cabang (PAC) GP Ansor turut meramaikan acara.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Konfercab, Hekatman N, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pemilihan kepengurusan baru, namun juga sebagai forum evaluasi atas program kerja yang telah dilaksanakan.
“Konfercab ini bukan hanya sekedar penetapan kepengurusan, tetapi juga momentum evaluasi untuk memastikan GP Ansor terus berkontribusi secara bermartabat dalam membangun masyarakat,” ujar Hekatman.
Ketua PC GP Ansor Bengkulu Tengah, Darmawansyah, turut menyampaikan harapan agar regenerasi kepemimpinan di tubuh GP Ansor dapat terus berjalan dengan baik.
“Estafet kepemimpinan adalah keniscayaan. Kami berharap pemimpin yang terpilih nanti mampu menjaga amanah dan bersinergi dengan pemerintah dalam hal pengamanan dan pemberdayaan masyarakat,” tegas Darmawansyah.
Sementara itu, Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, ST., MAP, dalam sambutannya menyampaikan pesan penting terkait figur pemimpin di dalam organisasi.
“Kemajuan organisasi sangat tergantung pada figurnya. Bila pemimpinnya memiliki visi besar dan komitmen kuat, maka GP Ansor akan berjalan baik. Sebaliknya, bila hanya mengejar jabatan, maka sangat sulit membawanya maju,” ungkap Bupati.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan terhadap teknologi dan aspirasi publik, mengingat peran pemuda sangat strategis dalam menjawab tantangan zaman.
“Kita harus bekerja menyatu dengan masyarakat. Dengarkan keluhan mereka, pahami tantangan di lapangan. GP Ansor harus menjadi garda terdepan dalam menjembatani kebutuhan umat,” tambahnya.
Sebagai penanda komitmen dan dukungan kepada organisasi, kegiatan ditutup dengan penyematan jaket Banser kepada Bupati Bengkulu Tengah sebagai Pembina GP Ansor Bengkulu Tengah, dilakukan langsung oleh Ketua PW GP Ansor Bengkulu.
GP Ansor Bengkulu Tengah sendiri tercatat aktif sejak tahun 2020 dengan jumlah anggota mencapai 380 orang, dan sekitar 150 di antaranya tercatat aktif. Organisasi ini juga dikenal aktif menjalin sinergi dengan berbagai stakeholder, termasuk Polres Bengkulu Tengah, dalam menjaga ketertiban dan keamanan kegiatan keagamaan maupun sosial.
Pewarta: Yulisman
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025














































