Akhirnya Berani Juga, Adek Ketum PAN Zulkifli Hasan, Diperiksa di Kejagung, Salut!

0
157
Ilustrasi (Foto desain: ChatGPT/Spoiler.id)

Spoiler.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu memeriksa Gubernur Bengkulu Helmi Hasan terkait dugaan korupsi pembangunan Mega Mall Bengkulu. Pemeriksaan dilakukan di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Rabu (30/7/2025).

“Yang bersangkutan pernah menjabat Wali Kota 2013–2023. Kapasitasnya sebagai saksi,” ujar Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna.

Kasus ini bukan sekadar proyek mangkrak bernilai ratusan miliar rupiah, tetapi juga menjadi potret klasik kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bengkulu. Mega Mall yang dulunya dijanjikan sebagai ikon pusat ekonomi rakyat, kini justru berbalik menjadi simbol mandeknya tata kelola aset publik.

Dalam pusaran ini, keberanian Kejati Bengkulu memeriksa Helmi Hasan patut dicatat. Helmi bukan sekadar kepala daerah; ia juga adik kandung Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, salah satu poros politik nasional.
Bagi sebagian pihak, langkah penegakan hukum ini sekaligus menguji sejauh mana pidato Presiden Prabowo pada 1 Juni 2025—tentang “penyelewengan harus dibongkar sampai ke sumbernya”—benar-benar dijalankan di lapangan.

Masyarakat Bengkulu menaruh harap, kasus Mega Mall bukan sekadar agenda ‘ritual’ pemeriksaan saksi, melainkan titik awal pembenahan lebih luas. Sebab di balik mall mangkrak, tersimpan ironi: PAD yang bocor berarti anggaran pelayanan publik terkorbankan. Infrastruktur terbengkalai, pelayanan dasar terabaikan, rakyat cuma disuguhi janji seremonial.

Sekali lagi, salut untuk Kejaksaan. Namun pertanyaan publik tetap sama: Beranikah penegakan hukum benar-benar naik kelas, tanpa tebang pilih? Apakah Bengkulu akan terus jadi panggung kompromi elite, atau justru belajar menutup kebocoran dan bangkit memulihkan kepercayaan rakyat?

Opini Publik: Vox Populi Vox Dei

Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here