KPID Bengkulu Luncurkan Aplikasi SARAN untuk Permudah Pengaduan Isi Siaran

0
13

Bengkulu, Spoiler.id – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Bengkulu resmi meluncurkan Sistem Aplikasi Pengaduan Penyiaran (SARAN) guna mempermudah masyarakat dalam mengawasi isi siaran televisi dan radio agar tetap layak serta berkualitas.

Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang berlangsung di Ruang Pola Pemerintah Provinsi Bengkulu, Jumat (8/5/2026), dan dibuka langsung oleh Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu.

Kegiatan itu dihadiri perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, insan media, akademisi, lembaga penyiaran, hingga kalangan pelajar.

Ketua KPID Provinsi Bengkulu, Tedi Cahyono, mengatakan aplikasi SARAN hadir sebagai inovasi digital untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengawasan konten siaran.

“Melalui aplikasi ini, masyarakat dipermudah untuk menyampaikan aduan apabila menemukan isi siaran yang tidak layak konsumsi, baik yang ditonton maupun didengar,” ujar Tedi Cahyono.

Ia menjelaskan aplikasi tersebut menjadi sarana pengaduan terhadap dugaan pelanggaran Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), sekaligus membuka ruang komunikasi langsung antara masyarakat dan lembaga pengawas penyiaran.

Menurut dia, pemanfaatan teknologi digital menjadi langkah penting dalam meningkatkan efektivitas pengawasan penyiaran di tengah perkembangan media saat ini.

Aplikasi SARAN kini telah tersedia dan dapat diunduh melalui Play Store maupun App Store. Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses layanan tersebut melalui laman resmi KPID.

“Kami berharap masyarakat semakin aktif terlibat dalam pengawasan isi siaran demi terciptanya tayangan yang sehat, edukatif, dan berkualitas,” katanya.

Dalam kegiatan Bimtek tersebut, KPID Bengkulu juga menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Komisioner KPI Pusat Aliyah, Anggota KPI Pusat Muhammad Asmayadi, dan Rektor Universitas Prof. Dr. Hazairin (Unihaz) Bengkulu Arifah Hidayati.

Para narasumber memberikan pembekalan terkait pengawasan penyiaran dan tantangan perkembangan media digital di masa mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here