‎Emil Reza Satyagraha Terpilih Jadi Ketua IKA Cendana, Fokus Lanjutkan Program Alumni

0
8

Bengkulu, Spoiler.id – Emil Reza Satyagraha, alumni angkatan 2002 SMA Negeri 5 Bengkulu, resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni Cendana (IKA Cendana) periode 2026–2029 dalam musyawarah alumni yang berlangsung penuh semangat kebersamaan. Terpilihnya Emil diharapkan dapat memperkuat soliditas organisasi sekaligus melanjutkan berbagai program yang telah berjalan untuk memberikan manfaat lebih luas bagi alumni, almamater, dan masyarakat.

‎Dalam pidato perdananya sebagai ketua terpilih, Emil menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang inklusif dengan mengedepankan kebersamaan, keberlanjutan program, serta kolaborasi lintas angkatan.

‎”Kepengurusan ini bukan milik satu angkatan atau kelompok tertentu, melainkan milik seluruh alumni SMA Negeri 5 Bengkulu. Karena itu, saya berharap seluruh alumni dapat bersama-sama membangun organisasi ini agar semakin bermanfaat,” kata Emil.

‎Pada kesempatan tersebut, Emil memperkenalkan dirinya sebagai alumni angkatan 2002 yang menempuh pendidikan di SMA Negeri 5 Bengkulu dengan aktif mengikuti berbagai kegiatan akademik, organisasi, olahraga, dan ekstrakurikuler.

‎Ia mengatakan, pengalaman selama bersekolah menjadi fondasi yang membentuk karakter kepemimpinan, kemampuan berorganisasi, serta semangat pengabdian yang terus dibawa hingga sekarang.

‎”Saya berkembang di SMA Negeri 5. Tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga melalui organisasi dan kegiatan ekstrakurikuler. Pengalaman itulah yang membentuk diri saya hingga sekarang,” ujarnya.

‎Selama menjadi siswa, Emil aktif dalam berbagai organisasi sekolah, kegiatan olahraga, kepemudaan, serta klub bahasa Inggris yang pernah mewakili sekolah hingga tingkat nasional. Setelah menyelesaikan pendidikan, ia tetap aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan dan olahraga.

‎Saat ini Emil dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Provinsi Bengkulu.

‎Menurut Emil, kedekatan emosional dengan almamater menjadi alasan utama dirinya bersedia menerima amanah sebagai Ketua IKA Cendana. Ia ingin mengabdikan pengalaman organisasi yang dimilikinya untuk memperkuat persatuan alumni sekaligus meningkatkan kontribusi organisasi bagi sekolah dan masyarakat.

‎Melanjutkan Program yang Sudah Berjalan

‎Dalam pemaparannya, Emil menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya tidak akan terburu-buru melahirkan banyak program baru. Fokus utama yang akan dilakukan adalah memastikan seluruh program yang telah berjalan dapat dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan.

‎Menurutnya, organisasi akan berkembang apabila mampu menjalankan program secara maksimal sebelum menciptakan agenda baru.

‎”Yang paling penting adalah memastikan seluruh program berjalan secara konsisten. Setelah itu, barulah kita mengembangkan inovasi-inovasi baru,” katanya.

‎Salah satu program yang akan terus diperkuat ialah kegiatan keagamaan. Emil menilai pengajian rutin dan wisata religi yang selama ini dilaksanakan IKA Cendana telah menjadi sarana mempererat silaturahmi antarsesama alumni sehingga perlu dipertahankan.

‎Selain kegiatan keagamaan, kepengurusan baru juga akan melanjutkan berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat maupun alumni yang mengalami musibah.

‎Menurut Emil, semangat gotong royong merupakan identitas yang harus terus dijaga oleh seluruh keluarga besar IKA Cendana.

‎Program kepedulian terhadap alumni yang mengalami kedukaan maupun musibah juga menjadi perhatian khusus. Ia menginginkan seluruh alumni, baik yang telah bergabung maupun yang belum aktif di organisasi, tetap mendapatkan perhatian ketika membutuhkan bantuan.

‎Aktifkan Kembali Program yang Vakum

‎Di bidang pengembangan organisasi, Emil berencana menghidupkan kembali sejumlah kegiatan yang sempat vakum dalam beberapa tahun terakhir.

‎Ia optimistis semangat kebersamaan lintas angkatan menjadi modal besar untuk mengaktifkan kembali berbagai agenda organisasi yang selama ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus memperkuat jejaring alumni.

‎”Kita memiliki banyak potensi dari berbagai angkatan. Jika seluruh alumni bersatu, saya yakin banyak program yang bisa dijalankan lebih baik,” ujarnya.

‎Targetkan Reuni Akbar pada 2027

‎Salah satu agenda besar yang menjadi target kepemimpinan Emil adalah penyelenggaraan Reuni Akbar IKA Cendana yang ditargetkan dapat terlaksana paling cepat pada 2027.

‎Menurutnya, reuni tidak sekadar menjadi ajang temu kangen, tetapi juga momentum memperkuat jaringan alumni, membangun kolaborasi, serta menghimpun potensi alumni dari berbagai profesi.

‎Ia berharap kegiatan tersebut dapat melibatkan seluruh angkatan alumni sehingga mampu mempererat hubungan antargenerasi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi SMA Negeri 5 Bengkulu.

‎Alumni Didorong Berkontribusi bagi Siswa

‎Emil juga menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kontribusi alumni kepada siswa yang masih aktif belajar di SMA Negeri 5 Bengkulu.

‎Melalui IKA Cendana, ia berencana menyelenggarakan seminar vokasi, kewirausahaan, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelatihan kepemimpinan, serta pembinaan karier dengan menghadirkan alumni dari berbagai latar belakang profesi.

‎Menurutnya, pengalaman para alumni dapat menjadi sumber inspirasi sekaligus bekal bagi siswa dalam menentukan pilihan pendidikan, karier, maupun dunia usaha.

‎”Alumni memiliki banyak pengalaman yang bisa dibagikan kepada adik-adik di sekolah. Kami ingin kehadiran IKA Cendana benar-benar memberikan manfaat bagi mereka,” katanya.

‎Ajak Seluruh Alumni Bersatu

‎Mengakhiri pidatonya, Emil mengajak seluruh alumni SMA Negeri 5 Bengkulu dari berbagai angkatan untuk menjaga persatuan serta aktif memberikan saran dan masukan kepada kepengurusan yang baru.

‎Ia menegaskan keberhasilan organisasi tidak dapat diwujudkan hanya oleh pengurus, melainkan memerlukan dukungan seluruh keluarga besar IKA Cendana.

‎”Kami siap menerima arahan, masukan, dan bimbingan dari seluruh senior maupun alumni lintas angkatan. Mari bersama-sama membangun IKA Cendana menjadi organisasi yang semakin solid, bermanfaat, dan membanggakan almamater,” tutup Emil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here