Bengkulu, Spoiler.id – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) mengoptimalkan pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) senilai sekitar Rp60 miliar pada 2026 guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan di seluruh sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), baik negeri maupun swasta.
Alokasi dana tersebut menjadi salah satu sumber pembiayaan utama untuk mendukung operasional sekolah, mulai dari penyediaan sarana dan prasarana, pengadaan bahan ajar, hingga peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, menegaskan seluruh sekolah penerima diminta mengelola dana BOSP secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan kebutuhan prioritas masing-masing satuan pendidikan.
“Kami menegaskan kepada seluruh pengelola dana sekolah agar memanfaatkan anggaran BOSP ini secara transparan dan tepat sasaran. Semua penggunaan harus sesuai dengan skala prioritas yang dibutuhkan oleh sekolah masing-masing,” kata Ilham Putra di Bengkulu, Senin (3/8/2026).
Menurut Ilham, pengelolaan anggaran yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Karena itu, seluruh kepala sekolah beserta tim pengelola dana diminta mematuhi ketentuan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan penggunaan anggaran.
Ia menjelaskan, pemanfaatan dana BOSP harus benar-benar memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas proses belajar mengajar dan tidak digunakan untuk kegiatan yang tidak menjadi prioritas sekolah.
Selain itu, Dikbud Kota Bengkulu akan melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkala terhadap seluruh sekolah penerima dana guna memastikan penggunaan anggaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Langkah tersebut dilakukan agar setiap rupiah dana BOSP benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan peserta didik, peningkatan kualitas pembelajaran, serta pengembangan kompetensi tenaga pendidik.
Pemanfaatan dana tersebut juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, memperkuat kualitas layanan pendidikan, sekaligus mendukung lahirnya peserta didik yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki daya saing.
Pemerintah Kota Bengkulu menilai pengelolaan anggaran pendidikan yang transparan dan akuntabel menjadi bagian penting dalam upaya membangun sumber daya manusia yang unggul.
Melalui alokasi Dana BOSP sekitar Rp60 miliar pada 2026, Pemkot Bengkulu berharap pemerataan mutu pendidikan di seluruh sekolah terus meningkat sehingga mampu menghasilkan generasi muda yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan masa depan.
















































