Bengkulu, Spoiler.id — Direktur Universitas Terbuka (UT) Bengkulu Anton Robiansyah mengatakan prosesi wisuda merupakan momentum istimewa bagi para lulusan setelah melewati berbagai perjuangan dalam menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Menurut Anton, wisuda bukan menjadi akhir dari perjalanan akademik, melainkan titik awal bagi para lulusan untuk memasuki tahapan kehidupan yang lebih luas dengan membawa pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.
“Prosesi wisuda merupakan momentum istimewa yang penuh rasa bangga setelah para mahasiswa melewati berbagai perjuangan dalam menyelesaikan pendidikan,” kata Anton.
Ia mengatakan ijazah yang diterima para wisudawan tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti belajar. Ijazah, menurut dia, merupakan bukti bahwa seseorang telah menyelesaikan satu tahapan pendidikan dan siap menghadapi tantangan berikutnya.
Karena itu, Anton mengingatkan para lulusan UT Bengkulu untuk terus mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Ia juga mendorong para lulusan untuk tidak hanya memikirkan persoalan mengenai tempat bekerja setelah wisuda, tetapi juga merefleksikan peran dan kontribusi yang dapat diberikan kepada masyarakat.
“Setelah wisuda, jangan hanya bertanya akan bekerja di mana, tetapi juga bertanya kepada diri sendiri akan menjadi siapa dan apa yang dapat diberikan kepada orang lain,” ujarnya.
Menurut Anton, pemikiran tersebut sejalan dengan tema seminar akademik yang mengusung semangat mencetak generasi yang berintegritas, mampu menginspirasi, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan.
Ia menjelaskan inspirasi tidak selalu harus datang dari tokoh besar atau orang yang telah dikenal luas. Inspirasi juga dapat lahir dari keberanian seseorang untuk memulai sesuatu dan keteguhan untuk bangkit ketika menghadapi kegagalan.
“Setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi sumber inspirasi bagi orang lain melalui tindakan dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Anton berharap para wisudawan tidak hanya mencari inspirasi dari orang lain, tetapi juga mampu menciptakan inspirasi melalui karya dan perilaku yang dapat menjadi contoh positif bagi lingkungan sekitar.
Ia mencontohkan pengusaha Chairul Tanjung yang dikenal dengan sebutan “Si Anak Singkong” sebagai salah satu figur yang dapat menjadi inspirasi mengenai perjuangan seseorang dari kondisi sederhana hingga membangun kesuksesan di dunia usaha.
Menurut Anton, perjalanan tersebut menunjukkan bahwa seseorang tidak seharusnya terpaku pada latar belakang atau dari keluarga mana dirinya berasal. Hal yang lebih penting adalah kemauan untuk terus berusaha dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Ia berharap materi yang disampaikan para narasumber dalam seminar akademik dapat diambil sisi positifnya dan diterapkan para lulusan dalam kehidupan setelah wisuda.
Khusus bagi lulusan yang ingin mengembangkan sektor bisnis, Anton mendorong mereka untuk berani memulai, belajar dari setiap proses, serta membangun usaha yang tidak hanya memberikan manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bagi masyarakat.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

















































