63 Sekolah di Bengkulu Selatan Akan Direvitalisasi pada 2026

0
103

Bengkulu Selatan, Spoiler.id – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) memastikan sebanyak 63 sekolah di daerah itu akan menerima program revitalisasi bangunan pada 2026.

Program tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 tentang percepatan revitalisasi sarana pendidikan sekaligus penguatan transformasi digital di satuan pendidikan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Selatan Lusi Wijaya mengatakan, puluhan sekolah yang masuk daftar revitalisasi terdiri atas 18 taman kanak-kanak (TK), 30 sekolah dasar (SD), dan 15 sekolah menengah pertama (SMP).

“Revitalisasi ini menyasar gedung-gedung sekolah beserta sarana dan prasarana pendidikan yang kondisinya sudah mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat, sehingga tidak lagi layak digunakan secara optimal,” kata Lusi di Bengkulu Selatan.

Ia menjelaskan, saat ini Dikbud Bengkulu Selatan masih menyelesaikan tahapan administrasi berupa pengunggahan data ke pemerintah pusat sebagai salah satu syarat pelaksanaan program. Data yang diunggah meliputi legalitas sekolah, status dan kondisi lahan, serta persentase tingkat kerusakan bangunan.

“Progres unggah data sudah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan rampung sebelum 20 Desember 2025,” ujarnya.

Selain revitalisasi fisik bangunan, kata Lusi, pemerintah daerah juga terus menjalankan program digitalisasi pendidikan sebagaimana diamanatkan dalam Inpres tersebut. Salah satunya melalui penyaluran perangkat layar interaktif berukuran 75 inci ke sekolah-sekolah.

“Hingga saat ini, sebanyak 90 sekolah dari jenjang TK, SD, dan SMP telah menerima layar interaktif dan seluruhnya sudah terdistribusi ke masing-masing sekolah,” katanya.

Dikbud Bengkulu Selatan berharap revitalisasi bangunan sekolah yang dibarengi dengan dukungan sarana pembelajaran digital dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan modern. Program tersebut juga diharapkan mampu memperkecil kesenjangan mutu pendidikan antara sekolah di wilayah perkotaan dan perdesaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here