Penemuan Mayat di Mukomuko Tak Berkaitan dengan Jenazah ABK Surakman di Enggano

0
20

Mukomuko, Spoiler.id — Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di perairan Pantai Lubuk Sanai, Desa Lubuk Sanai, Kecamatan Koto Jaya, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Kamis (24/9/2026).

Kepala Basarnas Bengkulu Muslikun Sodik membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Jenazah telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Mukomuko untuk proses lebih lanjut.

“Benar, korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Mukomuko,” kata Muslikun, Kamis.

Ia menjelaskan, Basarnas Bengkulu menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan mayat tersebut sekitar pukul 08.20 WIB.

Humas Basarnas Bengkulu Mega mengatakan mayat yang ditemukan di Pantai Lubuk Sanai tersebut tidak berkaitan dengan jenazah Surakman, kru KM Arupadatu I yang sebelumnya ditemukan di Pulau Enggano.

Menurut Mega, kondisi jasad saat ditemukan masih dapat dikenali. Korban mengenakan celana jins berwarna biru abu-abu, ikat pinggang dan kalung rantai serta memiliki tato pada bagian tubuhnya.

Setelah dilakukan proses identifikasi, korban diketahui bernama Endar Permana, seorang siswa kelas II SMA yang merupakan warga Desa Ranah Karya, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko.

“Setelah proses identifikasi, korban dipastikan bernama Endar Permana, siswa kelas II SMA, warga Desa Ranah Karya, Kecamatan Lubuk Pinang,” kata Mega.

Ia mengatakan penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Mega juga menegaskan lokasi penemuan jasad Endar Permana berbeda jauh dengan lokasi ditemukannya jenazah Surakman di Pulau Enggano, sehingga kedua kasus tersebut dipastikan tidak berkaitan.

“Dari Enggano ke Pantai Lubuk Sanai 185 mil laut, kalau dikilometer itu 350 kilometer, jauh sekali,” ujarnya.

Sebelumnya, Basarnas Bengkulu menerima laporan penemuan mayat tanpa identitas di kawasan pesisir Sawang Bengkok, Desa Khayapu, Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Sabtu (12/9/2026).

Jenazah tersebut kemudian dievakuasi menggunakan pesawat Susi Air dari Bandara Enggano menuju Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 07.58 WIB.

Jenazah dibawa dengan pendampingan dua petugas kepolisian untuk menjalani proses autopsi dan identifikasi guna mengetahui identitas serta penyebab kematiannya.

Berdasarkan keterangan Polda Banten, hasil pencocokan DNA dengan sampel antemortem menunjukkan jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano identik dengan Surakman (60), salah satu kru kapal cepat KM Arupadatu I yang membawa rombongan jurnalis dan hilang kontak di perairan Selat Sunda sejak Senin (7/9/2026).

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here