Pemkot Bengkulu dan BNN Luncurkan Ananda Bersinar, Sasar Pelajar Cegah Penyalahgunaan Narkoba

0
31

Bengkulu, Spoiler.id  – Pemerintah Kota Bengkulu bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bengkulu memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda melalui peluncuran program Ananda Bersinar Goes to School.

Program yang merupakan singkatan dari Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih dari Narkoba tersebut diluncurkan di Bhadrika Resto Bengkulu, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan dibuka langsung oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah. Turut hadir Kepala BNN Kota Bengkulu Kombes Pol Ali Imron, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan kepala sekolah tingkat SMP se-Kota Bengkulu.

Kepala BNN Kota Bengkulu Kombes Pol Ali Imron mengatakan, program Ananda Bersinar secara khusus menyasar anak usia sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Langkah tersebut dinilai penting menyusul adanya indikasi pergeseran usia penyalahgunaan narkotika yang mulai menyentuh kalangan pelajar SMP.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data BNN, prevalensi penyalahgunaan narkotika secara nasional mencapai sekitar 4,1 juta jiwa. Sementara di Provinsi Bengkulu, prevalensinya berada pada kisaran 1,3 persen atau sekitar 19 ribu jiwa.

Selain itu, perkembangan modus penyalahgunaan narkotika juga menjadi perhatian serius. Salah satu temuan yang perlu diwaspadai adalah penyalahgunaan narkotika melalui rokok elektrik atau vape yang diduga mengandung zat narkotika berbentuk cair, seperti sabu cair dan ganja cair.

“Karena itu, kita harus memberikan perhatian serius terhadap anak-anak. Jangan sampai mereka menjadi sasaran penyalahgunaan narkotika dengan berbagai modus baru,” kata Ali Imron.

Melalui program Ananda Bersinar, BNN Kota Bengkulu menargetkan terbentuknya minimal dua Duta Ananda Bersinar di setiap SMP. Para duta tersebut diharapkan menjadi penggerak edukasi dan pencegahan narkoba di lingkungan sekolah.

Dalam jangka menengah, program ini diarahkan untuk membangun sistem pelaporan dan rujukan rehabilitasi. Adapun target jangka panjangnya adalah menekan angka coba pakai narkoba di kalangan pelajar Kota Bengkulu.

Ali Imron juga mengimbau para pelajar agar tidak takut mencari pertolongan apabila sudah terlanjur mencoba narkoba. Ia menegaskan, BNN menyediakan layanan rehabilitasi secara gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Jika ada anak-anak yang sudah terlanjur mencoba, jangan takut datang ke BNN untuk menjalani rehabilitasi. Layanan rehabilitasi gratis dan tidak dipungut biaya, serta bukan berarti harus dipenjara,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melindungi pelajar dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Menurut dia, pencegahan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari pemerintah, pihak sekolah, keluarga hingga lingkungan masyarakat.

“Target kita adalah tidak ada anak-anak siswa di Kota Bengkulu yang menggunakan narkoba. Anak-anak sekalian harus bisa menjadi Duta Ananda Bersinar. Saya doakan kalian semua menjadi orang hebat dan sukses tanpa narkoba,” kata Dedy.

Ia menyebutkan, prevalensi penyalahgunaan narkoba di Kota Bengkulu masih berada di bawah rata-rata nasional. Meski demikian, pemerintah kota berupaya menekan angka tersebut hingga berada di bawah satu persen.

Dedy berharap program Ananda Bersinar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan nyata yang melibatkan pelajar secara aktif dalam mengampanyekan bahaya narkoba.

“Kita harus bergandengan tangan dan merapatkan barisan untuk mewujudkan Bengkulu Bersinar,” tegasnya.

Peluncuran program tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Bengkulu Ilham Putra, Kasat Pol PP Sahat Marulitua Situmorang, Kepala Kesbangpol Saipul Afandi, serta perwakilan Dispora, DP3AP2KB dan Dinas Kesehatan.

Sejumlah sekolah turut ambil bagian, di antaranya SMPN 1, SMPN 2, SMPN 4, SMPN 5, SMPN 8, SMPN 12, SMPN 15, SMPN 16, SMPN 18, MTsN 1, SMPIT Khairun Nissa dan SMPIT Al-Hasanah.

Melalui program ini, Pemkot Bengkulu dan BNN berharap kesadaran pelajar terhadap bahaya narkotika semakin meningkat sehingga sekolah dapat menjadi lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here