Mendagri Tito Siapkan Insentif Rp1 Triliun untuk Daerah yang Sukseskan MBG

0
18

Jakarta, Spoiler.id — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan bahwa pemerintah mengalokasikan insentif fiskal sebesar Rp1 triliun untuk mendorong pemerintah daerah menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tito mengatakan keberhasilan pelaksanaan program MBG menjadi salah satu indikator penilaian terhadap kinerja pemerintah daerah. Insentif tersebut diberikan melalui skema penghargaan bagi daerah yang dinilai mampu mendukung pelaksanaan program secara optimal.

“Kita juga saya juga sampaikan tadi bahwa tahun ini ada insentif fiskal yang kita pertandingkan sebanyak Rp1 triliun, dalam tiga gelombang, enam region,” ujar Tito di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Menurut Tito, skema pemberian insentif fiskal tersebut juga akan dilanjutkan pada 2027. Penilaian akan mempertimbangkan dukungan kepala daerah, kreativitas, serta upaya pemerintah daerah dalam menyukseskan program MBG.

“Nah tahun depan kita akan juga pertandingkan. Salah satunya adalah kepala daerah yang paling mendukung program MBG atau kreatif dan lain-lain menyukseskan program makanan bergizi gratis ini, tentu akan diberikan penghargaan,” katanya.

Tito menjelaskan, insentif fiskal tersebut dapat diberikan kepada pemerintah daerah pada berbagai tingkatan, mulai dari provinsi hingga kabupaten dan kota.

Ia menyebut Menteri Keuangan Suahasil Nazara telah menyetujui penyiapan anggaran untuk mendukung pemberian insentif tersebut. Berdasarkan skema penghargaan yang disampaikan Tito, daerah peringkat pertama akan memperoleh Rp3 miliar, peringkat kedua Rp2 miliar, dan peringkat ketiga Rp1 miliar.

“Itu Rp3 miliar, nomor satu. Nomor dua, Rp2 miliar. Nomor tiga, Rp1 miliar. Kemarin saya rapat dengan Menteri Keuangan, Menteri Keuangan commit sudah untuk menyiapkan anggaran-anggaran tersebut,” ujar Tito.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu upaya Kemendagri untuk memperkuat keterlibatan pemerintah daerah dalam pelaksanaan program MBG. Dukungan daerah dinilai diperlukan agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah masing-masing.

Selain menyiapkan insentif fiskal, Tito juga meminta seluruh pemerintah daerah membentuk Satuan Tugas (Satgas) MBG. Ia memberikan tenggat waktu satu minggu bagi daerah yang belum membentuk satgas untuk segera menindaklanjuti instruksi tersebut.

Tito mengungkapkan, hingga saat ini Satgas MBG telah terbentuk di 230 daerah. Pemerintah daerah yang belum membentuk satgas diminta segera menyelesaikan proses pembentukannya.

Untuk memastikan kepatuhan terhadap instruksi tersebut, Inspektorat Jenderal Kemendagri akan melakukan pengecekan terhadap daerah-daerah yang belum membentuk Satgas MBG.

Tito menegaskan, pemerintah daerah yang tidak memenuhi batas waktu akan menerima surat teguran dari Kemendagri.

“Kalau nanti ada satu minggu daerah, enggak apa-apa, sampaikan saja nanti di media, (jika) ada daerah yang satu minggu tidak membentuk, saya akan mengumumkan daerah mana saja, dan saya akan mengirim surat cinta, surat teguran,” katanya.

Melalui pemberian insentif fiskal dan pembentukan Satgas MBG, Kemendagri mendorong pemerintah daerah meningkatkan koordinasi serta mengambil peran aktif dalam mendukung pelaksanaan program makan bergizi tersebut.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here