Doa Bersama untuk Lima Jurnalis Hilang, Dewan Pers: Mereka Pahlawan Pers

0
68

Jakarta, Spoiler.id — Dewan Pers menggelar doa bersama dan aksi solidaritas untuk lima jurnalis serta tiga awak kapal yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.

Kegiatan yang digelar di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Senin (21/9/2026), tersebut dihadiri insan pers dan keluarga para jurnalis yang hingga kini masih menanti kabar mengenai keberadaan mereka.

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat mengatakan lima jurnalis yang hilang menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas jurnalistik, khususnya dalam upaya menyajikan informasi dan visual terbaik kepada masyarakat.

“Bagi kami, mereka betul-betul menunjukkan dedikasinya, militansi yang luar biasa, sehingga mereka layak kalau disebut sebagai Pahlawan Pers tahun ini,” kata Komaruddin di Gedung Dewan Pers, Jakarta.

Menurut Komaruddin, peristiwa tersebut juga mengingatkan publik mengenai besarnya perjuangan para jurnalis, khususnya fotografer, dalam mendapatkan gambar dari lokasi peristiwa.

“Biasanya kita itu menikmati potret gambar, tapi kadang melupakan bagaimana perjuangan mereka untuk mendapatkannya. Nah, ketika ini terjadi musibah, kita baru tersadar betapa mahalnya, beratnya untuk mencari, mendapatkan gambar terbaik itu,” ujarnya.

Lima jurnalis yang hilang tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, dan Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas. Mereka berada bersama tiga awak kapal cepat KM Arupadatu I ketika hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan.

Dewan Pers sebelumnya telah menyampaikan keprihatinan atas hilangnya lima jurnalis tersebut dan mengingatkan pentingnya keselamatan dalam menjalankan tugas jurnalistik, terutama ketika meliput wilayah bencana.

Dewan Pers juga menyerukan agar jurnalis yang bertugas di medan bencana mematuhi batas zona aman, menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai standar, serta berkoordinasi dengan petugas penanggulangan bencana dan otoritas setempat.

Dalam doa bersama tersebut, Komaruddin berharap kelima jurnalis dapat kembali berkumpul bersama keluarga.

“Tentu doa kami semoga mereka kembali,” katanya.

Sementara itu, Chief Content Officer KapanLagi Youniverse (KLY) Wenseslaus Manggut yang juga merupakan perwakilan keluarga Ari Basuki mengatakan harapan agar para jurnalis tersebut ditemukan masih terus menyala.

“Selalu ada harapan untuk tiba dalam kata penantian dan selalu ada harapan untuk bertemu,” kata Wenseslaus.

Ia mengatakan hilangnya lima jurnalis tersebut merupakan kehilangan besar bagi keluarga maupun dunia jurnalistik.

“Ini kehilangan kita yang luar biasa sekali, sebuah kehilangan bagi dunia jurnalistik, dan satu hal bagi kita yang ditinggalkan itu akan terasa sangat pedih, sangat nyeri. Dan ini duka bukan hanya duka keluarga, tapi duka kita bersama, kita kehilangan,” ujarnya.

Wenseslaus juga menceritakan proses pencarian yang dilakukan setelah para jurnalis dan awak kapal dinyatakan hilang. Ia mengapresiasi upaya Basarnas, pemerintah daerah, serta berbagai pihak yang terlibat dalam pencarian.

Ia mengatakan informasi dari masyarakat, termasuk nelayan dan pihak yang memahami kondisi perairan setempat, turut ditelusuri dalam proses pencarian.

Peristiwa hilangnya lima jurnalis tersebut menjadi pengingat mengenai pentingnya keselamatan kerja dalam peliputan di wilayah berbahaya. Dewan Pers menegaskan tugas jurnalistik untuk kepentingan publik tetap harus diiringi dengan penerapan prosedur keselamatan di lapangan.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here